D1302

Deskripsi Singkat:


  • Posisi:roda belakang
  • Sistem pengereman:
  • Lebar:110.6mm
  • Tinggi:47.7mm
  • Ketebalan:14.9mm
  • Detil Produk

    NOMOR MODEL REFERENSI

    MODEL MOBIL YANG BERLAKU

    Periksa sendiri bantalan rem?

    Metode 1: Lihatlah ketebalannya
    Ketebalan bantalan rem baru umumnya sekitar 1,5 cm, dan ketebalan tersebut secara bertahap akan menjadi lebih tipis dengan gesekan yang terus menerus dalam penggunaan. Teknisi profesional menyarankan bahwa ketika pengamatan mata telanjang ketebalan bantalan rem hanya tersisa 1/3 dari ketebalan aslinya (sekitar 0,5cm), pemilik harus meningkatkan frekuensi self-test, siap untuk diganti. Tentu saja, karena alasan desain roda, masing-masing model tidak memiliki kondisi untuk dilihat dengan mata telanjang, sehingga perlu melepas ban hingga selesai.

    Metode 2: Dengarkan suaranya
    Jika rem diiringi bunyi "besi bergesekan besi" secara bersamaan (mungkin juga peran kampas rem di awal pemasangan), maka kampas rem harus segera diganti. Karena tanda batas pada kedua sisi kampas rem telah langsung bergesekan dengan cakram rem, hal ini membuktikan bahwa kampas rem telah melampaui batas tersebut. Dalam hal ini pada saat penggantian kampas rem bersamaan dengan pemeriksaan cakram rem, bunyi ini sering muncul ketika cakram rem sudah rusak, padahal penggantian kampas rem yang baru tetap tidak bisa menghilangkan bunyi tersebut, perlu serius. ganti cakram rem.

    Metode 3: Rasakan Kekuatan
    Jika rem terasa sangat keras, mungkin bantalan rem pada dasarnya sudah kehilangan gesekan, dan harus diganti saat ini, jika tidak maka akan menyebabkan kecelakaan serius.

    Apa penyebab kampas rem cepat aus?

    Kampas rem bisa cepat aus karena berbagai alasan. Berikut beberapa penyebab umum yang dapat menyebabkan bantalan rem cepat aus:
    Kebiasaan mengemudi: Kebiasaan mengemudi yang intens, seperti sering melakukan pengereman mendadak, mengemudi dengan kecepatan tinggi dalam jangka waktu lama, dll., akan menyebabkan peningkatan keausan bantalan rem. Kebiasaan mengemudi yang tidak wajar akan meningkatkan gesekan antara bantalan rem dan cakram rem sehingga mempercepat keausan
    Kondisi jalan raya: berkendara di kondisi jalan yang buruk, seperti daerah pegunungan, jalan berpasir, dll, akan meningkatkan keausan bantalan rem. Pasalnya, kampas rem perlu lebih sering digunakan pada kondisi seperti ini agar kendaraan tetap aman.
    Kegagalan sistem rem: Kegagalan sistem rem, seperti cakram rem yang tidak rata, kaliper rem rusak, kebocoran minyak rem, dll., dapat menyebabkan kontak tidak normal antara bantalan rem dan cakram rem, sehingga mempercepat keausan bantalan rem. .
    Kampas rem berkualitas rendah: Penggunaan kampas rem berkualitas rendah dapat menyebabkan bahan tidak tahan aus atau efek pengereman kurang baik sehingga mempercepat keausan.
    Pemasangan bantalan rem yang tidak tepat: pemasangan bantalan rem yang salah, seperti penerapan lem anti bising yang salah di bagian belakang bantalan rem, pemasangan bantalan anti kebisingan yang salah pada bantalan rem, dll., dapat menyebabkan kontak yang tidak normal antara bantalan rem dan rem cakram, mempercepat keausan.
    Jika masalah keausan bantalan rem yang terlalu cepat masih terjadi, pergilah ke bengkel untuk melakukan perawatan guna mengetahui apakah ada masalah lain dan ambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

    Mengapa terjadi jitter saat pengereman?

    1, hal ini sering disebabkan oleh bantalan rem atau deformasi cakram rem. Hal ini terkait dengan material, akurasi pemrosesan, dan deformasi panas, antara lain: perbedaan ketebalan cakram rem, kebulatan tromol rem, keausan tidak merata, deformasi panas, titik panas, dan sebagainya.
    Perawatan: Periksa dan ganti rem cakram.
    2. Frekuensi getaran yang dihasilkan bantalan rem saat pengereman beresonansi dengan sistem suspensi. Perawatan: Lakukan perawatan sistem rem.
    3. Koefisien gesekan bantalan rem tidak stabil dan tinggi.
    Perawatan : Berhenti, periksa sendiri apakah kampas rem berfungsi normal, apakah ada air pada cakram rem, dll, cara asuransinya adalah mencari bengkel untuk memeriksanya, karena bisa jadi kaliper rem juga tidak berfungsi dengan baik. posisinya atau tekanan oli rem terlalu rendah.

    Bagaimana cara memasang bantalan rem baru?

    Dalam keadaan normal, bantalan rem baru perlu dijalankan dalam jarak 200 kilometer untuk mencapai efek pengereman terbaik, oleh karena itu, secara umum disarankan agar kendaraan yang baru saja mengganti bantalan rem baru harus dikendarai dengan hati-hati. Dalam kondisi berkendara normal sebaiknya dilakukan pengecekan kampas rem setiap 5000 kilometer, yang isinya tidak hanya meliputi ketebalannya saja, tetapi juga memeriksa kondisi keausan kampas rem, seperti apakah tingkat keausan pada kedua sisinya sama, apakah kampas remnya sama. pengembalian gratis, dll., dan situasi abnormal harus segera ditangani. Tentang bagaimana bantalan rem baru dipasang.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Kia Sorento III 2015/01- Sorento III 2.0 GDI 4WD Sorento III 2.2 CRDi 4WD Sorento III 2.4 Sorento III 2.4 4WD Sorento III 2.4 GDI 4WD
    Sorento III 2.0GDI
    37702 8420-D1304 A756KAN756K 572597J 04466-60160 2208220
    A-756K 8854-D1304 13046056192 05P1419 T1750 252465317
    AN-756K D1304 P83098 22-0822-0 1272 044660C010
    13.0460-5619.2 D1304-8420 8228220 025 246 5317 21272 446660120
    572597B D1304-8854 8420D1304 MDB2936 2465301 446660160
    DB1857 6134919 8854D1304 D2281 2465317404 127200
    Hal 83 098 13612038 D13048420 CD2281 838.0 2127200
    822-822-0 181875 D13048854 04466-0C010 GDB3491 8380
    LP2154 PP-221AF PP221AF 04466-60120 P13723.00 P1372300
    FDB4230
    Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami